Disdik Bimtek Pendidikan Kebencanaan PAUD

Pembukaan/Pemateri : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat SAg MPd dipagi hari Senin (2/11) membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendidikan Kebencanaan Bagi Satuan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sedangkan di siang harinya memberikan materi Kebijakan Dinas Pendidikan dalam Pendidikan Sekolah Aman Bencana

Disdik Bimtek Pendidikan Kebencanaan PAUD

KUALA KAPUAS – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat mengajak Kepala dan Guru dari Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk memberikan penguatan kompetensi literasi, edukasi dan advokasi kepada anak usia dini agar memiliki pemahaman, bahkan kemampuan awal dalam mencegah bencana. Permintaan ini disampaikan H Suwarno saat membuka Bimbingan Teknik (Bimtek) Secara Virtual Pendidikan Kebencanaan Bagi Satuan PAUD, Senin (2/11) pagi di ruang kerjanya.

Bimtek Pendidikan Kebencanaan Bagi Satuan PAUD secara virtual, diikuti sebanyak 60 peserta terdiri 30 Kepala Lembaga dan 30 Guru PAUD se Kabupaten Kapuas dan berlangsung selama tiga hari. Adapun tema bimtek adalah Penguatan Kompetensi Literasi Dasar Sejak Usia Dini melalui Penerapan Konsep Pendidikan Kebencanaan di Satuan PAUD, menampilkan narasumber Direktur Paud Kemendikbud Dr Muhammad Hasbi, Kadisdik Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat dan Dra Hj Suarseh Pamong Belajar BP Paud Dikmas Provinsi Riau.

Adapun narasumber lainnya adalah Siti Donatirin SP MPd Pamong Belajar BP Paud Dikmas Daerah Istimewa Yogyakarta, Arie SPd IGTKI Kabupaten Kapuas dan Dra Hj Riaswati Djauhari Kepala TK ABA 1 Selat yang mengangkat sejumlah tema berbeda namun maasih erat kaitannya dengan Pendidikan kebencanaan pada Lembaga Paud.

Masih diruang yang sama pada siang harinya, Dr H Suwarno yang juga di daulat menyajikan materi Kebijakan Dinas dalam Pendidikan Sekolah Aman Bencana, menekankan pada penguatan kompetensi literasi dasar dimasa pra bencana, saat terjadi maupun pasca musibah. “Lakukanlah simulasi kejadian dengan menggandeng mitra tertentu yang kompoten dan relevan. Prinsip bermain sambal belajar dan anak didik mengerjakan secara langsung akan mampu meningkatkan kompetensi literasinya” ajak Suwarno

Pada sesi tanya jawab, dengan antusias peserta bimtek menanyakan seputar penyelenggaraan Pendidikan dimasa pandemi covid-19, sejumlah bencana atau gangguan yang ada disekitar anak maupun pengadaan alat pelindung diri disaat terjadi bencana. “Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam hal ini Dinas Pendidikan telah menerbitkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyelenggaraan Pendidikan dimasa pandemi. “Kapuas belum berada pada zona hijau sehingga proses Belajar Dari Rumah (BDR) secara daring maupun luring. Prinsip utama penyelenggaraan Pendidikan adalah keselamatan dan Kesehatan untuk semua” tegas Suwarno

Sebelumnya Kabid Pembinaan Paud dan Dikmas selaku Ketua Panitia melaporkan jika bimtek yang berlangsung selama tiga hari itu dapat dilaksanakan berkat dukungan dan Kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, BP Paud Dikmas, IGTKI dan 30 Lembaga PAUD serta 30 Guru TK dan Paud se Kabupaten Kapuas. “Bimtek ini dilaksanakan dalam upaya mendukung Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas. Saya ucapkan terima kasih kepada Direktur PAUD Kemendikbud, Kepala Dinas PendidikaN Kabupaten Kapuas, BP Paud Dikmas Riau dan DI Yogyakarta dan seluruh Narasumber atas dedikasi yang sangat tinggi sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan lancer, semoga memberikan mafaat bagi kita semua” pungkas Marce. (hmsddk)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
Follow by Email
WhatsApp