Pengabdian Guru Dimasa Pandemi

Pengabdian Guru Dimasa Pandemi

KUALA KAPUAS – Belajar Dari Rumah (BDR) merupakan salah satu strategi pembelajaran selama Pandemi Covid-19 yang menuntut pengabdian lebih, ketekunan, kerjasama dan kreatifitas dari stakeholder pendidikan.

Statemen ini diutarakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat, Senin (17/6) menyikapi beredarnya berbagai dokumentasi aktifitas dari Pengawas TK/SD dan SMP dalam membina guru dan sekolah binaannya.

Demikian pula Korwil Bidang Pendidikan dari 17 Kecamatan, Kepala Sekolah maupun Guru. “Mereka adalah Stakeholder Pendidikan dalam wilayah Kabupaten Kapuas tanpa kenal lelah menjalankan tugas mulianya demi anak didik yang berkarakter dan cerdas” ucap H Suwarno

Hal ini dibenarkan oleh sejumlah Korwil Bidang Pendidikan, Pengawas, Kepsek maupun Guru. “Selama pandemi kami intens berkoordinasi dengan Pengawas TK/SD melalui media daring terkait tugas kepengawasan pada sekolah binaannya” ucap Hasino Naomi

Korwil Bidang Pendidikan Kapuas Barat ini menambahkan ada juga Pengawas, Kepala Sekolah dan Guru bahkan dirinya ikut pula berkunjung ke rumah peserta didik. Bahkan kata Muntoha Korwil Bataguh yang dibenarkan Edy Surianto (Korwil Kapuas Timur) Ashmawaty (Korwil Pulau Petak) dan Yusep (Kapuas Hilir) tak mau ketinggalan memantau penyerahan surat keterangan lulus kelas 6 maupun materi ulangan kenaikan kelas.

Hal senada diutarakan Korwas SMP Rayano yang diiyakan Pengawas SMP lainnya terus membimbing sekolah binaannya melalui aplikasi dalam jaringan (daring) maupun pertemuan langsung terutama SMP yang saat ini sedang melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Terkait awal tahun ajaran 2020/2021, Kabid Pembinaan SMP Agustin didampingi Kabid SD Frans Y dan Kabid Paud Dikmas Marce usai rapat penyusunan Kalender Pendidikan bersama Kemenag, menyebutkan awal Juli 2020 telah memasuki tahun ajaran baru.

“Dalam waktu dekat kalender pendidikan Tahun Ajaran 2020/2021 telah rampung, namun bukan berarti sekolah langsung tatap muka. Pembelajaran tetap BDR untuk tatap muka di sekolah menunggu hasil koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19” ucapnya.

Menanggapi hal ini, Kadisdik menambahkan bahwa masa menuju New Normal peran aktif stakeholder pendidikan sangatlah diperlukan dalam BDR baik pendekatan daring maupun luring karena tiap jenjang dan tempat memiliki karakteristik yang berbeda, pungkas H Suwarno. (hmsdisdik)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
Follow by Email
WhatsApp