KAKWARCAB PANEN BUDIDAYA HIDROPONIK

PANEN BUDIDAYA HIDPROPONIK: Dr. H Suwarno Muriyat selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kapuas (Kakwarcab) bersama Andalan Cabang Daniel Bitak dan Ketua Dewan Kerja Cabang (DKC) Naufal saat memanen sayur selada yang ditanam secara hidroponik oleh Kwarcab Kapuas, Selasa (26/7) pagi di halaman Sanggar Pramuka Kapuas

Kamabicab Kapuas Dukung Kewirausahaan Pramuka Kapuas

KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM. MT selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kapuas mendukung upaya Kwarcab Kapuas membangun jiwa kewirausahaan salahsatunya budidaya tanam hidpronik Anggota Pramuka dan minta membagikan keterampilan itu kepada masyarakat.

Permintaan Bupati Kapuas dua periode disampaikan Kakwarcab Kapuas H.Suwarno Muriyat yang juga Kadisdik Kapuas dalam bincang santai dengan awak media, Rabu (27/7) pagi di ruang kerjanya.

Ia menambahkan jika Bupati Kapuas memerintahkan dirinya untuk membagikan cara tanam hidroponik, lebah madu maupun budidaya madu kelulut kepada masyarakat.  

“Bapak Bupati setelah melihat di media sosial dan penjelasan, langsung memerintahkan saya untuk membagikan keterampilan itu melalui pelatihan. Budidaya ini selain mudah dilakukan, biaya murah juga mampu menambah penghasilan keluarga dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Panen yang saya lakukan kemarin itu untuk yang kelima kalinya. Kami mencoba dengan berbagai jenis sayuran dengan tujuan mensurvey jenis sayuran yang cocok dengan kondisi alam dan kegemaran masyarakat Kapuas.

“Kwarcab Kapuas juga mengembangkan budidaya lebah madu di Kwartir Ranting Basarang dan madu kelulut di Selat. Sebelumnya mereka kami ikutsertakan pelatihan di Cibubur Jakarta, Kwarda Kalimantan Tengah dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sumber Sejahtera, saya optimis berbagai upaya itu mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan Anggota Pramuka,” ucap H. Suwarno Muriyat

Sementara itu, Ketua DKC Kapuas Naufal mengutakaan jika ia dan Anggota Pramuka lainnya merasa diberi tantangan untuk berprestasi di sekolah/kampus dan masyarakat juga berwirausaha.

“Selain hidroponik dan madu kelulut Ketua Kwarcab Kapuas juga telah memberi kesempatan kepada kami untuk mengikuti pelatihan budidaya jamur merang. Usaha ini belum seberhasil budidaya tanam hidroponik dan madu kelulut,” pungkasnya (hmsddk)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
Follow by Email
WhatsApp