DISDIK KAPUAS TELAAH DAN TERBITKAN BUKU BTA-TBTQ

KKG-MGMP PAI: Kadisdik Kapuas Dr. H. Suwarno Muriyat, S.Ag. M.Pd  bersama Pengurus Inti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Rapat Telaah Buku Baca Tulis Al Qur’an (BTA), Kamis (3/2) siang di Ruang Rapat VIP 1 Disdik Kapuas

KKG-MGMP PAI Kapuas Telaah Buku Baca Tulis Al Qur’an

KUALA KAPUAS: Program Tuntas Baca Tulis Al Qur’an (TBTQ) yang telah dicanangkan oleh Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM. MT akhir tahun 2019 lalu, kini terus ditingkatkan dari pembiasaan menjadi salahsatu mata pelajaran muatan lokal dengan menerbitkan buku Baca Tulis Al Qur’an (BTA).

Rapat penelaahan dan persiapan penerbitan buku BTA dipimpin langsung oleh Kadisdik Kapuas dan diikuti Penerbit, Pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI), Kamis (3/2) sore di ruang rapat VIP 1 Disdik

Kadisdik H. Suwarno Muriyat yang juga Sekretaris Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kapuas ini jelang akhir Tahun Pelajaran 2021/2022 KKG dan MGMP PAI segera menuntaskan amanah ini.

“Buku Baca Tulis Al Qur’an untuk jenjang SD dan SMP ditargetkan segera terbit dan telah siap digunakan menjadi buku pegangan para pendidik dan peserta didik menjadi muatan lokal mata pelajaran Baca Tulis Al Qur’an Tahun Pelajaran 2022/2023,” jelas H. Suwarno Muriyat

Ia menambahkan jika nantinya para Pengajar BTA akan diberi pelatihan penggunaan buku dimaksud sehingga semakin tepat sasaran dan mempercepat pencapaian tujuan TBTQ serta menggandeng LPTQ setempat sebagai supervisor dan pengujinya.

“Peserta didik akan diuji oleh LPTQ saat duduk di kelas V dan VII sehingga ada waktu setahun untuk remedial dan pemberian Sertifikat TBTQ sebagai syarat dalam melanjutkan studi ke jenjang SLTP dan SLTA yang merupakan salahsatu pencapaian Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas.

Adapun muatan lokal sejenis bagi yang beragama Kristen dan Katholik akan menggandeng Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah, Utsawa Dharma Gita bagi agama Hindu dan Tandak Intan Kaharingan bagi Kaharingan, jelasnya.

Masih ditempat yang sama Haris selaku Ketua KKG PAI SD dan Rahmatullah Ketua MGMP PAI SMP masing-masing didampingi Pengurus Inti menyatakan kesiapan melaksanakan penelaahan buku dan penuntasan BTA.

“Buku BTA sangat dibutuhkan peserta didik dan para pengajar agar efektif dan efisien dalam pembelajaran sekaligus menjadi indikator penilaian dan ketuntasan TBTQ” pungkasnya (hmsddk)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
Follow by Email
WhatsApp