Kakwarcab Lantik Mabiran dan Buka KMD Pramuka Dadahup

Buka KMD: Kakwarcab Gerakan Pramuka Kapuas H. Suwarno Muriyat didampingi Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Dadahup Roben menyematkan tanda peserta Kursus Mahir Dasar (KMD) diikuti 45 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) se Kecamatan Dadahup, Sabtu (25/9) pagi di Halaman SMAN 1 Dadahup

Kakwarcab Lantik Mabiran dan Buka KMD Pramuka Dadahup

KUALA KAPUAS – Ketua Kwartir Cabang (Kakwarcab) Gerakan Pramuka Kapuas kembali melantik Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Dadahup beserta Ketua dan Andalan Ranting (Kwaran) Dadahup, dirangkai dengan pembukaan Kursus Mahior Dasar (KMD), Sabtu (25/9) pagi di halaman SMAN 1 Dadahup

Kakwarcab Dr. H. Suwarno Mujriyat dalam kesempatan itu mengucapkan selamat atas pelantikan Mabiran yang secara ex officio Ketua Mabiran dijabat oleh Camat, Kapolsek, Danramil, Korwil Bidang Pendidikan, KUA dan tokoh masyarakat setempat.

“Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka mempunyai tiga fungsi pokok yakni Fungsi Bimbingan, Partisipasi dan Fungsi Bantuan kepada Kwartir, Satuan Pramuka maupun Gugus Depan,” ucap H. Suwarno Muriyat

H. Suwarno Muriyat yang juga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas menegaskan berdasarkan Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 bahwa Pendidikan Kepramukaan merupakan kegiatan ekstrakurikuler wajib pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah

“KMD yang Kakak-kakak ikuti selama sepekan sebagai upaya untuk pemenuhan ketentuan Permendikbud bahwa Pembina Pramuka adalah Guru Kelas/Guru Mata Pelajaran yang telah memperoleh Sertifikat paling rendah Kursus Mahir Dasar dan dihitung sebagai bagian dari beban kerja Guru paling banyak 2 jam pelajaran per minggu,”tegasnya

Ia berhadarp melalui KMD yang dipadukan dengan peningkatan empat kompetensio dasar Guru Profesional dalam konteks “Merdeka Belajar” dalam era pembelajaran berbasis digital oleh Komunitas Guru Penggerak sekaligus upaya untuk melaksanakan Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas.

“Peningkatan mutu lulusan, profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan, peran stakeholder serta implementasi kurikulum berbasis kearifan lokal,” pinta Suwarno.

Sebelumnya, Muliadi selaku Ketua Panitia Pelaksana KMD melaporkan jika dana pelaksanaan dihimpu dari iuran peserta secara mandiri dan diikuti sebanyak 45 peserta yang sehari-hari bertugas sebagai Pengawas, Penilik PLS, Kepala Sekolah dan Guru TK/PAUD, SD, SMP dan SMA/SMK, Pengelola dan Fasilitator Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) se Kecamatan Dadahup. 

“Mengingat adanya keterbatasan Pembina Pramuka berkualifikasi Mahir Dasar sehingga kursus ini dilaksanakan agar nantinya dapat menambah kualitas dan kuantitas Pembina Pramuka Mahir pada Gugusdepan,” lapornya.

Sementara itu Kapusdiklatcab Gerakan Pramuka Kapuas Sri Candra Nilawati, S.Pd mengutarakan jika KMD kali ini dirinya didampingi Kak Muhammad Tito, M.Pd selaku Pimpinan Kursus berikut Kak Radiansyah, M.Ag, Mulyadi, S.Pd, MA, Drs. Haris Fadilah, M.Pd, Ratu MW, S.Pd, Anang Fairuzy, Ketut Witra dan Saladri para pelatih dari Pusdiklatcab serta dua orang dari Komunitas Guru Penggerak Kabupaten Kapuas,” pungkasnya (hmsddk)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
Follow by Email
WhatsApp