PERBUP KAPUAS PAUD PRA SD PERTAMA DI KALTENG

BUNDA PAUD: Bunda PAUD Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat, SH., MH bersama Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM., MT menyerahkan perlengkapan sekolah seraya memberi semangat kepada Peserta Didik PAUD untuk terus belajar dan menjaga protokol kesehatan Covid-19, dalam rangkaian Pelantikan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Kapuas Barat, awal pekan lalu di Mandomai

Perbup Kapuas PAUD Pra SD Pertama di Kalteng

KUALA KAPUAS – Penghujung tahun 2020 lalu Pemerintah Kabupaten Kapuas telah mengundangkan Peraturan Bupati Kapuas Nomor 53 Tahun 2020 tanggal 30 September tentang Pelaksanaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pra Sekolah Dasar dan tercatat sebagai yang pertama di Kalimantan Tengah.

Penegasan ini disampaikan Kadisdik Kabupaten Kapuas Dr. H. Suwarno Muriyat dalam rilisnya, jika Perbup PAUD Pra SD kini menjadi referensi sejumlah Kabupaten/Kota se Kalteng untuk menerbitkan hal serupa sebagai pedoman, pembinaan, pengawasan dan evaluasi dalam penyelenggaraan PAUD Pra SD, Minggu (1/8) siang

“Tujuan penyelenggaraan PAUD Pra SD adalah untuk membantu anak didik mengembangkan berbagai potensi baik psikis dan fisik yang meliputi moral, nilai-nilai agama, emosional, bahasa, fisik motorik dan kemandirian,” tegas H. Suwarno Muriyat

MENYAYANGI ANAK PAUD: Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S. Bahat, MM. MT didampingi Bunda PAUD Ary Egahni Ben Bahat, SH. MH yang juga Anggota Komisi III DPR RI Dapil Kalteng akrab dan menyayangi Anak PAUD di Mandomai, pekan lalu

Perbup ini tambah Kadisdik merupakan bentuk komitmen yang tinggi dari Bupati Kapuas dalam mewujudkan visi Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui misi kedelapan yakni; Meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga pengajar, sarana dan prasarana pendidikan di semua jenjang.

“PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) juga tiada henti digaungkan oleh Bunda PAUD Kabupaten Kapuas Ibu Ary Egahni Ben Bahat, SH. MH guna menjamin terpenuhinya hak tumbuh kembang anak usia dini dalam hal pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, serta perlindungan dan kesejahteraan anak, mari kita laksanakan secara bersama-sama,” ujarnya

Terkait angka stunting (kekerdilan) yang masih cukup tinggi dan pembelajaran PAUD ditengah kondisi pandemi, Kadisdik Kapuas menegaskan jika jajarannya gencar memanfaatkan forum parenting day dalam tiap kesempatan sebagai media dialog langsung (tetap mengutamakan protokol kesehatan) maupun melalui buku panduan.

SERAHKAN PERLENGKAPAN SEKOLAH: Bunda PAUD Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat, SH. MH yang juga Anggota Komisi III DPR RI Dapil Kalteng bersama Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S.Bahat, MM. MT menyerahkan tas berlogo “Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas”kepada Anak PAUD di Mandomai, pekan lalu

“Pemberian edukasi dalam kelas parenting (pertemuan antara Pengelola, Pendidik dan Orang Tua Peserta Didik PAUD, Perwakilan TP PKK, Kepala Desa serta masyarakat) agar terjadi sinergisitas peran stakeholders mengelola belajar dari rumah (BDR) dan tumbuhnya kesadaran masyarakat yang memiliki anak usia 2 – 6 tahun terdaftar sebagai peserta didik pada PAUD sebagai bagian dari pelaksanaan program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas.

Kami lakukan pula penyuluhan tentang 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) agar orang tua dan masyarakat memiliki pengetahuan yang tepat dalam pola pengasuhan bayi dan anak-anak agar tumbuh dan berkembang secara maksimal fisiknya tidak kerdil maupun kecerdasan yang tinggi,” pungkasnya (hmsddk)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
Follow by Email
WhatsApp