IHT & WORKSHOP PSP KAB.KAPUAS

BUKA IHT PSP: Kadisdik Kabupaten Kapuas Dr. H Suwarno Muriyat didampingi Kabid.Pembinaan Ketenagaan M. Ali Hanafiah, SE. MA membuka In House Training (IHT) Program Sekolah Penggerak (PSP), Kamis (22/7) pagi di SMPN 2 Selat Kuala Kapuas  

In House Training dan Workshop PSP Dibuka Kadisdik 

KUALA KAPUAS – Hampir seluruh guru pada 16 sekolah (2 TK, 8 SD, 4 SMP dan 2 SMA) tersebar dalam wilayah Kabupaten Kapuas selaku pelaksana Program Sekolah Penggerak (PSP) mengikuti In House Training (IHT) guna menindaklanjuti pelatihan yang telah diikuti beberapa waktu lalu secara nasional, dibuka secara langsung oleh Kadisdik Kapuas, Kamis (22/7) pagi di SMPN 2 Selat

Masih dihari yang sama, Kadisdik H. Suwarno Muriyat juga membuka kegiatan sejenis namun dalam bentuk workshop oleh SDN 2 Selat Dalam. Kedua kesempatan dimanfaatkan Kadisdik mengingatkan tentang protokol kesehatan 5M agar dapat memutus mata rantai Covid-19.

H. Suwarno juga menguraikan tentang strategi pencapaian Program Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas (PHKC) melalui koordinasi, kolaborasi dan konsistensi bahkan memberi sejumlah contoh cara membangun karakter dan memotivasi para peserta agar semakin menguatkan komitmen dan profesionalisme sebagai katalis perubahan paradigma pembelajaran.

“Bapak dan Ibu Guru, Kepala Sekolah, Penilik dan Pengawas telah mengikuti pelatihan maupun pendampingan intensif (coaching) one to one oleh pelatih ahli secara nasional dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Bahasa Kemdikbudristek Jakarta. Kini giliran untuk mengimplementasi dan mendesain pembelajaran agar berorientasi pada penguatan kompetensi maupun pengembangan karakter yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila,” pinta H. Suwarno Muriyat

Sebelumnya, Kepala SMPN 2 Selat Kadeni, M.Pd melaporkan jika sekolah yang dipimpinnya melaksanakan IHT selama sepekan secara daring dan luring.

“Kami akan berinteraksi bersama Pendamping Ahli, Pengawas Pembina maupun stakeholder lain guna menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul Ajar sehingga membantu guru dalam mengukur Capaian Pembelajaran (CP),” lapor Kadeni

Sementara itu Arlita Tondang, S.Pd selaku Kepala SDN 2 Selat Dalam mengungkapkan kiat sukses kelola PSP walaupun masih terkendala pada ketersediaan sarana dan prasarana.

“Saya bangga dengan rekan-rekan guru yang senantiasa kompak, semangat bahkan sangat antusias melakukan transformasi sekolah demi pecapaian hasil belajar peserta didik secara holistik, baik dari aspek kognitif maupun nonkognitif (karakter) dalam rangka mencapai tujuan PSP dan mendukung Program PHKC,” pungkasnya  (hmsddk)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
Follow by Email
WhatsApp