Wujudkan Visi Sekolah Melalui Lokakarya 3 PGP

Lokakarya Ketiga PGP: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat SAg MPd didampingi Kabid Pembinaan Ketenagaan M Ali Hanafiah SE MA sejumlah Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan, Pengawas dan Kepala TK/PAUD, SD, SMP, SMA/SMK Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau dan Gunung Mas serta Pendamping Pendidikan Guru Penggerak (PGP) dan Peserta Pendidikan Calon Guru Penggerak (CGP) pada Lokakarya ketiga, Sabtu (20/2) pagi di Hotel Permata Inn Kuala Kapuas.

Wujudkan Visi Sekolah Melalui Lokakarya 3 PGP

KUALA KAPUAS – Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas bersama Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK IPA) Bandung menggelar “Lokakarya-3 Pendidikan Guru Penggerak (PGP)” bagi peserta pendidikan Calon Guru Penggerak (CGP) berikut Kepala Sekolah dan Pengawas Pembina dari Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau dan Gunung Mas, Sabtu (20/2) di Hotel Permata Inn Kuala Kapuas.

Ketika membuka lokakarya 3 PGP, Kadisdik Kabupaten Kapuas Dr H Suwarno Muriyat SAg MPd dihadapan Pendamping dan Peserta Pendidikan CGP, Pengawas, Kepala Sekolah dan Tim P4TK IPA Bandung (mengikuti secara virtual) menegaskan jika program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) merupakan langkah strategis dari pemerintah untuk mewujudkan guru yang berdaya dan memberdayakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta berorientasi pada peningkatan proses dan hasil belajar peserta didik.

“Lokakarya 3 ini harus ada perubahan dan peningkatan yang signifikan. Kali ini peserta CGP didampingi oleh Kepala Sekolah dan Pengawas Pembina guna mempertajam visi dan misi dari sekolah masing-masing. Jika lokakarya 3 ini masih sama saja dengan lokakarya sebelumnya, berarti terjadi stagnan dan harus di evaluasi agar lebih baik. Lakukanlah diskusi secara intens sehingga CGP makin berperan dalam membantu Kepala Sekolah unttuk mewujudkan visi dan misi sekolah” pinta H Suwarno Muriyat

Ia berharap lokakarya ini, seluruh peserta saling berbagi pengalaman serta menganalisis hasil pembelajaran juga mengakomodir harapan warga sekolah terhadap pembelajaran yang berdampak kepada murid. “Selanjutnya merumuskannya dalam bentuk dokumen awal visi, misi dan program sekolah serta adanya kesepakatan rencana aksi jangka pendek untuk dilaksanakan di sekolah. Peserta CGP adalah pemimpin pembelajaran dan pedagogi serta penggerak komunitas belajar” pinta H Suwarno Muriyat

Ia bahkan memberi contoh penyelenggaraan pendidikan di beberapa negara karena mengedepankan budaya kerja dan berproses membangun kognitif, afektif dan psikomotorik sehingga mampu membentuk karakter peserta didik menjadi sumber daya manusia handal.

Sebelumnya, Kadeni MPd selaku Pendamping PGP, lokakarya kali ini berbeda dari yang telah dilaksanakan. “Lokakarya 3 diikuti sebanyak 51 peserta dan 12 peserta mengikuti dengan sistem daring/virtual yang terdiri dari Pendamping, Peserta Pendidikan CGP, Kepala Sekolah, Pengawas Pembina TK/PAUD, SD, SMP, SMA, SMK dan Korwil Bidang Pendidikan dari Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau dan Gunung Mas.

Hal senada disampaikan pula Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdik Kabupaten Kapuas. “Karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 sehingga lokakarya ini menerapkan protokol kesehatan dan perilaku 5M. Semua peserta dan panitia yang mengikuti secara langsung telah melakukan rapid anti gen. Namun ada pula peserta mengikuti lokakarya 3 secara virtual dalam jaringan internet” pungkas Ali Nafiah (hmsddk)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error

Enjoy this blog? Please spread the word :)

RSS
Follow by Email
WhatsApp